Gonjang ganjing investasi miras

Investasi adalah suatu kegiatan menempatkan dana pada satu atau lebih dari satu jenis aset selama periode tertentu dengan harapan dapatmemperoleh penghasilan dan/atau peningkatan nilai investasi dimasa mendatang.[1] Saat ini Indonesia sedang dihebohkan oleh Pembukaan pintu investasi minuman beralkohol. Investasi miras ini tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal.Terdapat banyak perdebatan dari dibukanya investasi ini. Ada yang berpendapat investasi ini membawa pengaruh yang baik bagi Indonesia dan ada yang berpendapat sebaliknya.

 

Menurut Pengamat ekonomi Universitas Padjadjaran Aldrin Herwany, pembukaan investasi minuman beralkohol dapat menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kegiatan ekonomi di daerah berbasis pariwisata namun tetap memperhatikan etika dan kearifan lokal. Berdasarkan Perpres 10/2021, industri minuman beralkohol dapat memperoleh investasi dari berbagai sumber, baik investor asing maupun investor domestik. Dengan izin tersebut, koperasi hingga UMKM juga dapat menyuntikkan investasi kepada industri minuman beralkohol.

 

Meskipun demikian, Sekretaris Komisi Fatwa MUI, Asrorun Niam Sholeh berpendapat bahwa

Investasi miras ini memiliki banyak kerugian yang tak sebanding dengan keuntungan yang akan didapat warga Indonesia. Hal ini dikarenakan data dari investasi miras selalu menunjukksn posisi defisit. Sehingga investasi ini tidak memberikan keuntungan yang besar bagi perekonomian Indonesia.

 

Selain itu, investasi miras dapat menjatuhkan martabat Indonesia di mata dunia. Berdasarkan pernyataan dari Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira, dibukanya investasi miras akan membuat wajah Indonesia di mata investor asing kurang bagus. Utamanya adalah investor dari negara-negara muslim.

 

Presiden Jokowi akhirnya memutuskan untuk mencabut Peraturan Presiden (Perpres) No 10 tahun 2021 tentang bidang usaha penanaman modal khusus yang mengatur soal investasi minuman beralkohol. Keputusan ini didapat setelah mempertimbangkan masukan dari organisasi keagamaan seperti MUI, NU, Muhammadiyah dan lainnya.

 

Pemerintah seharusnya lebih mengutamakan pengembangan investasi dibidang pertanian dibanding melegalisasikan investasi minuman beralkohol yang tidak sesuai dengan etika dan kearifan lokal Indonesia. Dengan wilayah yang luas dan subur, investasi disektor pertanian sangatlah cocok untuk Indonesia. Investasi ini dapat menjadi salah satu cara untuk menambah lapangan kerja di Indonesia.

DAFTAR PUSTAKA

Untung Rugi Investasi Miras Usai Dibuka Jokowi. (2021, Maret 01). Diakses pada 05 Maret 2021 dari artikel: https://economy.okezone.com/read/2021/03/01/320/2370418/untung-rugi-investasi-miras-usai-dibuka-jokowi?page=2

MUI: Keuntungan Investasi Miras Tak Sebanding dengan Kerugian Masyarakat. (2021, Maret 02). Diakses pada 05 Maret 2021 dari artikel: https://ijn.co.id/mui-keuntungan-investasi-miras-tak-sebanding-dengan-kerugian-masyarakat/

Untung Rugi Investasi Miras di Tengah Penolakan Masyarakat. (2021, Maret 01). Diakses pada 05 Maret 2021 dari artikel: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20210301113524-92-612095/untung-rugi-investasi-miras-di-tengah-penolakan-masyarakat

Terungkap, Dalang di Balik Munculnya Aturan Investasi Miras. (2021, Maret 06). Diakses pada 09 Maret 2021 dari artikel: https://www.cnbcindonesia.com/news/20210306141528-4-228303/terungkap-dalang-di-balik-munculnya-aturan-investasi-miras

Jokowi Diingatkan Segera Buat Perpres Baru Soal Pencabutan Investasi Miras. (2021, Maret 03). diakses pada tanggal 05 Maret 2021 dari artikel: https://akurat.co/news/id-1280880-read-jokowi-diingatkan-segera-buat-perpres-baru-soal-pencabutan-investasi-miras

(Sumber gambar : https://www.ugm.ac.id/id/berita/20822)

 

 

 

 

 

[1] PT. Prudential Life Assurance,Prufast start, ( Jakarta. April 2014), hlm.14

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *